Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012

Dewa Masraman di Paksa Bali

Yup... Upacara Dewa Masraman di Paksa Bali, Klungkung pada tanggal 8 September 2012. Upacara dimulai dari sore hari hingga malam. Dalam upacara ini juga ada tarian rejang kahs desa setempat dengan menggunakan busana yang unik dan menarik. Dengan busana rejang brnuansa warna kuni dan hiasan bunga mitir sebagai mahkota.


Penari rejang bersiap untuk menari di pura.


Anak-anak yang menonton Dewa Masraman.


Banten-banten persembahan dari masyarakat desa.


Tradisi dewa masraman.


Tradisi Dewa Masraman.

Karya di Pura Bukit Gede

Yup... Karya yang dilaksanakan di Pura Bukit Gede, Poyan, Bali pada tanggal 8 September 2012. Karya dilaksanakan beberapa tahun sekali, rangkaian upacara yang besar. Pura yang terletak di ketinggian daerah pegunungan, dari pura terlihat pemandangan yang sangat bagus. Banyak tapakan -tapakan barong dan lainnya datang dalam karya yang dilaksanakan ini.


Pura Bukit Gede tampak dari Luar.


Warga yang menuju ke pura untuk bersembahyang.


Menjelang persembahyangaan saat karya.


Pemedek yang tampak ramai bersembahyang di pura.


Tampak jaja sarad di pura.


Suasana seusai persembahyangan di pura.

Tari Bali

Yup menyaksikan tari-tari Bali oleh anak-anak di denpasar, Bali pada tanggal 2 September 2012. Beberapa tari Bali dibawakan oleh anak-anak ini saat pentas. Merekan sangat berani ketika tampil di depan banyak para penonton. Inilah generasi-genarasi yang akan meneruskan dan melestarikan budaya bali di bidang tari Bali. Dengan busana yang uni ini memberikan keceriaan bagi para penonton yang menyaksikan kelucuan dan terkadan penari yang sangat mengemaskan.


Tari Pendet.


Tari Puspanjali.


Tari Puspanjali.


Tari Puspanjali.


Siap-siap menari janger.

Tradisi Ngunya

Yup... Tradisi ngunya yang dilaksanakan oleh Pura Natar Sari, Apuan, Bali pada tanggal 30 Agustus 2012. Ngunya merupakan mengunjungi tempat-tempat suci yang ada di bebrabagi daerah dalam kepentingan persembahyangan. Acara ini dilaksanakan serangkaian akan dilaksanakan piodalan di pura setempat yang akan berlangsung pada tanggl 13 Oktober 2012. Dengan berjalan kaki kurang lebih selama sebulan mendatang untuk perjalanan suci.


Saat tiba di pura Anyar, Baturiti.


Rombongan ngunya saat memasuki pura Anyar di Baturiti.


Sekaa gong menyambut kedatangan pemedek yang ngunya.


Anak-anak yang ikut menghaturkan bakti saat rombongan nguya sampai di pura.


Marerepan (menginap) sebelum besok pagi acara ngunya dilanjutkan.

Susana Desa Penglipuran

Yup... Susana Desa Penglipuran, Bangli, Bali menjelang Hari Galungan pada tanggal 30 Agustus 2012. Suasana desa dengan pintu masuk setiap rumah yang hampir seraga dan sangat unik. desa terlihat sangan bersih, suasana terasa sangat dinggin yang berdampingan juga dengan hutan bambu. Suasana ramah warga desa yang ditemui di sepanjang desa menjadi gambaran sebuah desa yang sangat menarik untuk dikunjungi.


Warga desa yang melaksanakan persembahyangan di desa.


Masyarakat yang mempersiapkan penjor menjelang Hari Galungan.


Suasana desa yang nampak asri.


Seorang anak tampak melaksanakan persembahyangan di depan rumah.


Pintu rumah yang tampak begitu unik.


Hutan bambu di Desa Penglipuran.

Tradisi Ngarap di Sampalan

Yup... Tardisi Ngarap yang dilaksanakan warga Sampalan, Klungkung, Bali pada tanggal 27 Agustus 2012. Ngarap merupakan upacara kematian, ketika sawa (mayat) diperebutkan oleh warga dengan alasan yang meninggal cukup dicintai oleh warga sehingga semuanya ingin menyentuhnya sebelum dibawa ke kuburan.
Sawa mulai dibawa keluar dari rompok, sejenis bangunan kecil dan langsung diitari di jalan dan dikerubuti warga masyarakan dan terus disirami air. Setelah ngarap selesai acara dilangsungkan seperti biasa. Pembakaran sawa di tetulangan singa yang dilangsungkan di kuburan.


Ida Pedanda sebagai pemimpin upacara.




Sawa mulai memutari rompok.


Acara ngarap berlangsung.


Pembakaran sawa di tetulangan singa.


Gambang mengiringi upacara ini.

Makepung di Mertasari

Yup.. Tradisi makepung dilaksanakan di Mertasari, Jembrana pada tanggal 26 Agustus 2012. Tradisi adu balapan kerbau yang menarik joki diatas cikar ini merupakan hiburan yang sangat menarik bagi masyarakat setempat dan juga wisatawan yang berkunjung ke Jembrana. Acara yang berlangsung di areal persawahan menambah daya tarik balapan ini. Peserta yang dibagi atas dua blok, yaitu blok dan blok barat. Dicirikan dengan pakian meraka dengan menggunakan pakaian merah dengan hijau.


Persiapan kerbau sebelum balapan.


Makepung yang dilaksanakan di areal persawahan.


Areal start makepung.


Adu cepat kedua blok, blok barat dan timur.


Ssarana transportasi angkut makepung untuk cikar, kerbau juga joki.

Prancak dan Kepuh di Jembrana

Yup... Prancak dan Kepuh di Jembrana sempat dipotret tanggal 26 Agustus 2012. Kayu Kepuh yang sangat besar juga diitari oleh jalan tampak begitu indah di jalan yang sangat sepi di daerah Jembrana. Tidak Kalah menarik daerah Prancak dengan pemandangan pantai dengan perahu-perahu besar berlabuh disana. Perahu dengan penuh warni tampak sangat megah di daerah teluk.


Perahu-perahu di Prancak.


Perahu-perahu besar penuh dengan warni.


Perahu yang tampak begitu megah.


Kepuh yang sangat besar dan tinggi di Jembrana.


Orang yang bersepeda tampak melintas di samping pohon kepuh.

Parade Budaya Jembrana

Yup... Parada budaya Jembrana dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2012. Acara dilaksanakan serangkaian Hari ulang tahun Jembrana. Berbagai pertunjukan khas Jembrana ditampilakn disini, juga undangan kesenian daerah luar. Banyak hal yang menari bisa ditemui di parade ini karena budaya disini telah bercampur dari daerah lain karena berbatasan denga Jawa Timur Khususnya.


Mapeed janur.


Para pejabat teras Jembrana.


Wayang wong.


Manusia yang berhias ala kerbaung makepung.


Kesenian campuran dari ala Jawa Timur yang sudah ada di Jembrana.


Kesenian rebana.


JOged negak.


Kesenian kalaborasi.