Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2009

Tari Werdhi Yowana

Yup... Tari yang disertai nyanyian (matembang) oleh para penari dan mengisahkan tentang Tri Hita Karana yaitu hubungan antara manusia dengan manusia, lingkungan dan Sang Pencipta. Ditarikan oleh kelompok muda-mudi pada acara Pesta Kesenian Gianyar XXXI dengan diiringi Sekaa Gong Wanita Mekar Sari dari Ubud.



Tari Nyampat

Yup... Tari kreasi baru yang menggambarkan para anak-anak perempuan yang sedang menyapu dengan sapu lidi, kebiasaan menyapu ini sudah dimulai dari dini dari anak-anak. Pentas ini ditampilkan pada Pesta Kesenian Gianyar XXXI di Lapangan Gianyar. Diiringi dengan Sekaa Gong Mekar Sari dari Ubud.



Tari Karuna Budi

Yup... Tari yang mengisahkan tentang muda-mudi yang sedang mengadu kasih, kebahagiaan ini tercermin dari pesona mereka dan tingkah laku yang menyiratkan kebahagiaan. Dipentaskan pada acara Pesta Kesenian Gianyar XXXI di Lapangan Gianyar dengan diiringi sekaa gong Sri Tati Api dari Tampak Siring.



Tari Cilinaya

Yup... Tari yang menampilkan canda tawa para gadis remaja dalam kehidupan yang dipentaskan dalam acara Pesta Kesenian Gianyar XXXI dalam Menyambut HUT Gianyar. Diiringi oleh Sekaa Gong Sri Tati Api dari Tampak Siring.



Pesta Kesenian Gianyar

Para penari dari Gianyar dan Tampak Siring sedang berhias di Balai Budaya yang akan tampil dalam acara Pesta Kesenian Gianyar XXXI yang diadakan di Lapangan Gianyar yang berdampingan di sebelah timurnya. Sebelum pentas suasana tidak mendukung karena hujan disertai petir sehingga mereka tidak jadi pentas.









Cok Ace Memeriahkan Acara Pesta Kesenian Gianyar

Yup... Bupati Gianyar Tjok Oka Artha Ardana yang akrab disapa Cok Ace bergabung dengan sekaa geguntangan dalam memeriahkan Pesta Kesenian Gianyar XXXI tahun 2009.

Penari Berias dalam Pesta Kesenian Gianyar XXXI

Yup... Para penari berhias sebelum pentas dimulai di Balai Budaya, dalam acara Pesta Kesenian Gianyar XXXI yang diselenggarakan di Lapangan Gianyar.



Suasana Malam di Pura Batur dan Pura Besakih

Yup... Beginilah suasana pada malam hari di pura-pura ini.


Malam di Pura Batur.


Suasana malam di Pura Batur.


Malam di Pura Batur.


Rangkaian jajan yang dibuat menyerupai kayon di Pura Besakih.


Rangkaian danging yang di bentuk menyerupai tugu di Pura Besakih saat malam.


Pura yang nampak indah di foto dari bawah Pura Gelap pada saat manam di seputaran Pura Besakih.


Suasana malam di Pura Penataran Besakih.

Anak-anak Taman Kanak-kanak pada Karnaval

Yup... Sebanyak 27 peserta tampil dalam karnaval yang dilaksanakan di lapangan Puputan Badung, Denpasar.









Melasti di Danau Beratan

Yup... Melasti adalah upacara bagi umat Hindu dalam menyambut Hari Nyepi untuk pembersihan dan penyucian yang di lakuakn di sumber-sumber air. Pura Beratan salah satu tempat untuk melaksanakan upacara ini.


Susana Pura Beratan dari luar.


Pura Beratan yang berada di Danau.


Iringan pemedek yang akan melaksanakan Pemelastian.


Mencari tirta (air suci) ke tengah danau.


Seorang anak sedang melmun dan melihat bayanganya di dalam air.


Pemundut yang sedang mundut jempana.


Semua duduk bersila setelah upacara dimuali.


Wisatawan pun ikut menikmati acara pemelastian.


Selesai menghaturkan bakti.


Pemundut melewati Pura yang ada di danau.

Lomba Ogoh-ogoh di Kuta Dibanjiri Penonton

Yup... Dalam menyambut Hari Nyepi Caka 1031, di hari pengrupukan (satu hari sebelum Nyepi) di Kuta diselenggarakan lomba ogoh-ogoh. Lomba yang diikuti 13 peserta ini memang sangat memukau. Biarpun di bali dihimbau untuk tidak mengadakan kegiatan ogoh-ogoh karena menjelan pemilu, tetapi di daerah Kuta tetap dilaksanakan ini karena menyangkut pariwisata.


Ogoh-ogoh yang sangat menarik untuk dinikmati.


Ogoh-ogoh dengan ukuran raksasa.


Setiap perempatan digelar pecaruan ataupun tawur pada hari pengerupukan.


Ogoh-ogoh menampilkan wajah wajah yang sangar dan seram.


Ogoh-ogoh yang begitu detail dalam pembuatanya.


Ogoh-ogoh yang ditarikan.


Ogoh-ogoh diarak keliling desa.


Lomba juga menampilkan kisah pewayangan.


Para pemuda mengarak ogoh-ogoh dengan pakian seragam.


Para anak-anak membawa bobok (obor) sebagai penerangan.

Omed-omedan Menyambut Tahun Caka 1931

Yup... Satu hari setelah Hari Nyepi diadakan tradisi Omed-omedan di Banjar Sesetan Kaja, Denpasar.


Mempersiapkan Barong Bangkung untuk pembukaan acara Omed-omedan.


Grup musik Tripe X (XXX) membuka acara omed-omedan dengan judul lagunya Omed-omedan.


Peserta Omed-omedan siap di bale banjar.


Atraksi Barong Bangkung sebagai pembukaan.


Omed-omedan dari sisi cewek.


Peserta cewek sedang digotong.


Peserta omed-omedan siap disatukan.


Peserta cowok sedang digotong.


Siraman air menandai seri omed-omedan harus diakhiri dan dilanjutkan dengan peserta yang lain.