Lomba Ogoh-ogoh di Kuta Dibanjiri Penonton

Yup... Dalam menyambut Hari Nyepi Caka 1031, di hari pengrupukan (satu hari sebelum Nyepi) di Kuta diselenggarakan lomba ogoh-ogoh. Lomba yang diikuti 13 peserta ini memang sangat memukau. Biarpun di bali dihimbau untuk tidak mengadakan kegiatan ogoh-ogoh karena menjelan pemilu, tetapi di daerah Kuta tetap dilaksanakan ini karena menyangkut pariwisata.


Ogoh-ogoh yang sangat menarik untuk dinikmati.


Ogoh-ogoh dengan ukuran raksasa.


Setiap perempatan digelar pecaruan ataupun tawur pada hari pengerupukan.


Ogoh-ogoh menampilkan wajah wajah yang sangar dan seram.


Ogoh-ogoh yang begitu detail dalam pembuatanya.


Ogoh-ogoh yang ditarikan.


Ogoh-ogoh diarak keliling desa.


Lomba juga menampilkan kisah pewayangan.


Para pemuda mengarak ogoh-ogoh dengan pakian seragam.


Para anak-anak membawa bobok (obor) sebagai penerangan.

5 komentar:

Anonim mengatakan...

Kejujuran penilain jadi tanda tanya....
apakah akan terus seperti ini?????

Anonim mengatakan...

ya.. semoga tidak dengan diadakan cap juri..

I Nyoman Martawan mengatakan...

Penilaian cuman salah satu tujuan kecil, tujuan utamanya bisa menghibur penonton. Semua ogoh-ogoh memang terlihat bagus saat itu.

bojes mengatakan...

mga smua ni bisa trus dperthankan,,sbagai tradisi yang baik!!!!!!

I Nyoman Martawan mengatakan...

Bojes, semoga tradisi ini bisa tetap eksis.