Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

Mamasar di Pura Penataran Sasih

Yup... Hari ini 12 Maret 2012 upacara memasar di Pura Penatarn Sasih mulai dilaksanakan saat menjelang sore hari. Ida betara tedun menuju jaba pura.

Para umat mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk memulai upacara memasar ini. Beberapa pretima, tapakan dan sebagainya mulai dibawa ke luar pura. Sesampainya di jaba pura, mereka mulai berputar sebanyak tiga kali. Selanjutnya dilaksanakan persembahyangan bersama dan membagikan beras kepada umat yang ada dengan menukarkanya dengan sesari haturan. Sebelum masuk kembali ke dalam pura dilaksanakan berputar lagi sembanyak tiga kali dan upacara di depan pintu masuk utama sebelum masuk pura.


Patung yang berada di luar pura.


Persiapan melaksanakan upacara memasar.


Upacara memasar, saat berkeliling di jaba pura.


Para umat meletakan saab atau lainya untuk menerima beras.


Pembagian beras yang ditukarkan dengan sesari.


Para surti ngayah menari berkeliling di jaba Pura Penataran Sasih.


Selesai upacara pretima masuk kembali ke jeroan pura.


Ibu-ibu saat ngayah…

Pura Samuan Tiga

Yup... Pura Samuan Tiga yang berlokasi di Bedulu, Gianyar. Foto diambil tanggal 11 Maret 2012. Konon pura ini sangat penting karen pura ini tempat menyatukan rakyat bali yang sudah terpecah-pecah zaman dulunya.


Sisi luar pura.


Pura Samuan tiga tampak di dalam.


Jeroan pura, bagian pura paling dalam.


Ukiran boma di pura.


Sisi dalam Pura Samuan Tiga.

Pura Pusering Jagat

Yup... Pura Pusering Jagat yang berada di Pejeng, Gianyar. Foto diambil tanggal 11 Maret 2012. Pura ini konon adalah pura yang tepat berada di tengah-tengah Bali. Yang unik di pura ini adalah adanya peninggalan berupa lingga dan yoni.


Suasana Pura Pusering Jagat.


Peninggalan-peninggalan kuna yang masih ada di pura.


Peningalan lingga dan yoni yang sangat kuno.


Suasana Pura Pusering Jagat dari dalam.


Pemedal di pura.

Pura Penataran Sasih

Yup... Pura Penataran Sasih yang berada di Pejeng, Gianyar. Odalan di pura ini bertepatan dengan purnama tanggal 7 Maret 2012 ini. Hari ini 11 Maret 2012 juga banyak pemedek yang tangkil bersembahyang karena bertepatan dengn hari minggu yaitu hari libur.

Yang unik dari pura ini adalah dengan adanya tradisi-tradisi seperti siat sampain, tari dari tedung dan di zaman dahulu juga adananya tari sanghyang jaran. Nekara terbesar juga ada di pura ini dengan diameter 1,8 meter yang konon dulu sering disebut dengan bulan, sehingga masyarakat sering menyebut dengan bulang ulung di pura pejeng (bulan yang jatuh).


Patung gajah yang berada tepat mengapit saat memasuki Pura Penataran Sasih.


Suasana dalam pura dilihat dari bale pegat.


Sutri sedang ngayah di pura. Sutri, sebutan untuk wanita yang ngayah di pura identik dengan busana kebaya putih dan kain hitam.


Nekara yang berada di pura, berbebtuk budar.


Para sutri di pura, terlihat juga arca-arca peninggalan yang sangat disucikan.


Suasana pura di sebelah …

Pura Pemijilan

Yup... Pura Pemijilan yang terdapat di daerah Pejeng, Gianyar. Foto diambil pada tanggal 11 Maret 2012.







Pura Dalem Ketut

Yup.. Pura Dalem Ketut yang berlokasi di Pejeng Kaja, Gianyar pada tanggal 11 Maret 2012.





Uniknya Gebogan saat Mapeed

Yup... Parade mapeed yang berlangsung di daerah Abian Semal, Badung dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2012. Peedan yang sangat panjang dan menempuh jarak lumayang jauh. Berkelak-kelok menuju pura setempat.

Gebogan yang yang berisi aneka buah, jajan dan bunga terlihat menarik ketika dijunjung para ibu-ibu menuju pura. Bunga jepun cenana yang lebih banyak terpasang di atas gebogan dibuat dengan berbagai keindahan seni. Rangkaian bunga menjadi menarik dan serasi dengan buah dan jajan yang ada di bawahnya.

Setelah selesai persembahyangan yang tidak lebih dari satu jam. Gebogan pun kembali 'dilungsur'dan kembali di bawa pulang. Suasana sembrawut terjadi ketika pulang tidak seperti saat menuju pura yang datang dengan berbaris dan beriringan dengan sangat rapi.


Jero mangku memercikan tirta ke gebogan-gebogan.


Buah-bah di gebogan.


Persembahyangan di depan gebogan.


Peedan menuju pura.


Persiapan gebogan saat baru tiba dan ditaruh di halaman pura.


Anak yang duduk di samping gebogan.


Saat pulang …

Wara-warni Buah Gebogan

Yup... Upacara yang berlangsung dari kemarin di Pura Dalem Bringkit, Badung. Hari ini 8 Maret 2012 saat sore hari masyarakat sudah mulai datang ke pura. Ibu-ibu menjunjung gebogan ke pura, warna-warni buah di gebogan sangat menarik. Buah-buah seperti apel hijau, apel merah, jeruk menjadikan gebogan penuh dengan warni.

Persembahyangan dilaksanakan ketika hari mulai petang. Para pemangku mulai membacakan mantra saat upacara menghaturkan bakti akan segera dimulai.


Ibu-ibu datang ke pura dengan menjunjung gebogan.


Gebogan diletakan berjejer di dalam pura.


Bapak yang sedang menghaturkan bakti dengan latar gebogan.


Geboga-gebogan dengan penuh warni, tapak seorang ibu berada di balik gebogan.


Para pemangku mulai mengucapkan mantara saat peesembahyangan dimulai.


Suasana Pura Dalem Bringkit.

Penghormatan kepada Dewi Sri

Yup... Persembahyangan di sawah hari ini 8 Maret 2011 dipersembahakan untuk menghormati Dewi Sri atau yang lebih sering di sebut oleh masyarakat setempat Dewi Padi. Mereka biasanya mulai bersembahyang di pura yang ada di sawah masing-masing. Diharapkan agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan jerih payah merea dan padi dijauhi oleh hama.

Wilayah Denkayu, Badung ini memang masih kebanyakan masyarakatnya sebagai petadi. Menanam padi adalah pekerjaan yang rutin mereka lakukan. Persembahyangan di sawah ini juga sudah menjadi tradisi turun-menurun.


Persembahyangan di sawah.


Ibu sedang menghaturkan banten di Dugul yang ada di sawah.


Tempat untuk meletakan banten di sawah.

Mapeed di Gunung

Yup... Parade peedan mulai bersiap di balai banjar setempat saat hai mulai sore. 8 Maret 2012 ini cuaca begitu cerah ibu-ibu di Banjar Gunung pun berdatangan dari rumah masing-masing menuju balai banjar untuk berkumpul. Setelah beberapa pemberitahuan yang diberikan oleh tokoh masyarakat peedan pun siap berangkat menuju Pura di Abian Semal, Badung.


Ibu-ibu berkumpul di balai banjar.


Peedan mulai menuju pura.


Hujan dari pagi membuat dibeberapa sudut jalan terlihat ada genangan air yang dilalui peedan.


Sesari yang ada di gebogan mulai diambil.


Peedan menuju pura.


Persembahyangan di pura.


Ibu-ibu mulai pulang setelah selesai persembahyangan.