Parade Ngelawang PKB 2014

Yup... Parade ngelawang dari Klungkung, Buleleng dan Tabanan pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-36 di depan Gedung Kriya, Taman Budaya Bali pada 15 Juni 2014.

Klungkung
Menceritakan tentang hama yang menyerang tanaman. Diceritakan Sang Arjuna sedang bertapa yang coba diganggu oleh para bidadari dan juga bangkung (babi hutan)

Buleleng
Konon warga yang mulai cerdik dengan terus hilangnya penari rejang, mensiasati dengan penari rejang dibekali dengan jelijih dan pici-pici.

Saat rejang diculik oleh raksasi kemudian bisa dicari dengan adanya ceceran jelijih tersebut, sampailah warga mencari di Goa Raja tempat tinggal raksasi tersebut. Karena kesadaran akan datangya warga raksasi tersebut berubah wujud menjadi wanita yang cantik.

Sejak kejadian tersebut warga mulai menanyakan kepada sulinggih tentang apa yang terjadi dan harus dilakukan. singkat cerita dilaksanakanlah tradisi bukakak. Tradisi yang menghaturkan babi guling yang setengah bagiannya matan dan bagian lainnya masih mentah yang ada dalam rangkaian janur.

Tradisi ini diharapkan dilaksanakan berkisar dua tahun sekali dengan iringan tari rejang, melintasi persawahan yang dipercaya sebagai penetral kekuatan negatif dan tentunya sebagai kesuburan.

Tabanan
Ngelawang menampilkan barong bangukung, menceritakan anak-anak yang bermain dan mencoba mengusir hama tanaman padi di sawah.
















Tidak ada komentar: