Langsung ke konten utama

Pantai di Kawasan Sanur - dari Padang Galak sampai Matahari Terbit

Yup... Tentunya semua orang kenal Pantai Sanur, mari kita lebih berjalan ke utara lagi di pantai ini, yaitu di Pantai Padang Galak dan Pantai Matahari Terbit. Memang nama pantai-pantai ini tidak setenar nama Pantai Sanur tetapi pantai-pantai ini memberikan pemandangan yang sangat eksotis bagi para penikmatnya. Pantai-pantai ini banyak dikunjungi oleh penduduk pada waktu pagi untuk menikmati kesegaran udara sambil menikmati sunrise dan sore hari untuk lari-lari kecil (jogging). Mari kita lihat satu persatu dari pantai ini.

Pantai Padang Galak
Keindahan pantai ini sangat tepat jika kita menikmatinya di pagi hari. Keindahan sunrise di pantai ini memang tidak diragukan lagi. Sunrise dengan pemandangan pura dan deburan ombak sehingga dapat memberikan ketenangan di hati kita yang menyaksikanya. Nelayan yang sedang menjaring ikan-ikan tidak jauh ke tengah laut hanya di pinggiran saja juga sangat indah untuk dilihat.





Setelah para nelayan itu mendapatkan ikan di pinggir pantai sudah ditunggu para pembeli ikan maupun penduduk yang ingin membelinya. Ikan yang segar tentunya banyak yang suka daripada membeli di tempat lain yang belum tentu kesegaranya. Dengan uang Rp 5000 (lima ribu) kita bisa medapatkan satu kresek putih kecil ikan segar.





Di pinggir pantai yang sudah dipasangi batu-batu besar sebagai pencegah abrasi yang sudah dipaping (diubin) juga banyak terlihat orang yang sedang bersepeda ria sehingga menjadikan pantai ini sangat komplit untuk dikunjungi terutama di pagi hari.



Pantai Matahari Terbit
Dari nama pantainya saja kita sudah bisa menebak di pantai ini disajikan matahari terbit (sunrise). Berbagai kegiatan nampak di pantai ini. Memancing adalah salah satunya, banyak orang yang suka memancing di pantai ini karena banyak ikan yang berada di tepian, selain sebagai penyalur hobi. Selain mancing mejaring (mencar) juga telihat ada di pantai ini.





Kegiatan keagamaan juga sering diadakan di pantai ini terutama umat yang beragama Hindu. Mereka menghaturkan bakti dan canang (sesajen). Sempat juga terlihat beberapa umat Hindu yang akan menyebrang ke Pulau Nusa Penida yang akan bersembahyang, biasanya mereka menuju Pura Dalem Peed yang ada di Nusa Penida Kabupaten Klungkung. Perahu dan boat di sini juga siap mengantarkan ke Lembongan untuk para wisatawan. Lembongan yang sangat terkenal karena keindahanya alamnya yang masih asli.





Hal yang menarik terlihat di sini ada orang yang melakukan terapi kesehatan dengan menanamkan tubuhnya dengan pasir. Hal seperti ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit seperti kesemutan dan memperlancar peredaran darah dan berbagai keluhan yang lainya.



Demikianlah sedikit cerita tentang Pantai di seputaran Sanur ini, Pantai Padang Galak dan Pantai Matahari Terbit.tgl. foto 19 des 2008 kecuali foto pura 7 nopember 2008

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ray peni - gelas di lemari

gelas di lemari
ray peni


suryanē ngendih asibak ditu duur langitē
mekada samar-samar cingak beli ragan adi
sekadi mejalan sandikalanē
saru muan adinē to mekada keneh belinē ragu

yan tolih uli kenyeman adinē tusing tulus
rasayang adi suba ada anē ngelahang
kēwala sing taēn adi nyambatang
beli merasa-rasa adi ngangon adi pecadang kuang

reff***
to nguda adi dadi hati
naduang tresna kaping beli
tumuli dēwēk beli sekadi gelas di lemari
yēn kuangan ditu mara iya kesisi

(duduu.. wo ho dududu... yehe)

oh my lovelyevery nihgt when i sleep, u always came in my dream
i treat remmember with u prommise
u ever say that u love, you heart and u soul just for me
exe me excetid
but now why...why... why keep u love u numb men
why you forget with you prommise
what is my wrong u make a broake my heart baby
i hate u i hate you never know all i love u

(ampurayang yening pelih)

Mabiasa di Bukit Gumang

Yup... Mabiasa yang dilaksanakan di puncak Bukit Gumang, Karangasem, Bali. Tradisi ini berlangsung dalam upacara Ngusaba Gumang dilaksanakan masyarakat di seputaran daerah tersebut seperti, Bugbug, Jasri, Bebandem dan Ngis Manggis. Menjelang sore hari masyarakat mulai memadati untuk naik ke Bukit Gumang. Mereka biasanya membawa haturan berupa babi guling, mereka yang mempunyai anak kecil. Dengan pemandangan yang sangat indah dari atas bukit, jempana-jempana dari masing-masing desa mulai naik bukit satu per satu. Setelah semua berkumpul di atas, acara berlangsung. Beberapa jempana (tandu) mulai diadu dan terjadi saling dorong. Setelah beberapa saat acara selesai, jempana-jempana pun diletakan di panggungan di tengah areal yang disediakan.


Jempana-jempana mulai menaiki bukit ketika suasana mulai sore.


Masyarakat yang berduyun-duyun naik ke bukit untuk melaksanakan persembahyangan.


Terliha di kejauhan jempana-jempana dari desa mulai naik ke bukit.


Perang jempana dimulai saat suasana huja…

Mitos yang Menjadi Kearifan Lokal Bali

Yup... Begitu banyak mitos yang sudah menjadi kearifan lokal di Bali. Tentunya beberapa daerah di Bali memilikinya, begitu banyak, berbeda tapi memiliki kemiripan di beberapa sisinya. Ini sangat dipercaya sebagai acuan untuk berbuat agar perjalanan kehidupan bisa lancar tanpa halangan. Juga lebih bersifat memberikan keuntungan dan kemujuran bagi yang mau taat melakukanya, menghidarkan diri dari malapetaka.



Enta karena kurangnya wawasan mengenai mitos ini, kebanyakan orang enggan untuk mempercayainya kalau belum mereka mengalaminya sendiri. Semisal kesakitan menahun atau sebagainya dan dapat disembuhkan dengan cara yang tidak masuk akal. Atau karena memang ketidaktahuan.



Banyak orang yang beranggapan bahwa pendidikan menjadikan mitos ini mulai terkubur. Mereka yang merasa diri lebih moderen menganggap itu sebagai hal yang kuno dan tidak ada nilai kebenarannya. Tapi bukankah sebaliknya pendidikan sebenarnya yang harusnya memecahkan hal ini secara ilmiah. Bukan malah memojokkan hal yang …