Senang mendengarkan lagu Bali ini. Mengisahkan anak yang setiap hari kerja di jalanan, rasa berkeinginan seperti teman-temannya bisa ikut merasakan mencari ilmu di bangku sekolah. Tapi ada daya kenyataan berkata lain, tapi dia selalu berusaha bekerja sebaik mungkin demi cita-citanya bisa bersekolah.
Duka lara sing pegat-pegat nepenin titiang. Duh Betara napi minab kaiwangan titiang. Edot mase titiang cara timpal-timpale sabilang semengan nganggon setelan majalan masekolah. Kewala jani suba pada malenan timpal majalan masekolah tiang majalan magae pang stata misi baan basange.
Bali 22 Oktober 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Paling Banyak Dilihat
-
iluh-iluh the ubud n band malam minggu melali pedidian nyaruang keneh inguh tusing ngelah tunangan liu anak tepuk di jalanan megelut mesra s...
-
Yup... Usaba Tegen Suter di Bali pada 11 Mei 2015. Upacara dimana warga mempersembahkan haturan berupa buah dan jajan yang dibawa dengan dip...
-
Yup... Topeng panca oleh Sekaa Topeng Pesona Budaya, Bangli pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-36 di Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Bali ...
-
Yup... Pentas seni tari Bali anak-anak di Denpasar, Bali pada 9 Februari 2014. Tari Panji Semirang Tari Bali ini identik dengan busana...
-
Yup... Parade gong nusantara oleh Lembaga Kesenian Bali (LKB), Saraswati Jakarta pada PKB ke-33 (26/6). Tari Gadung Kasturi, parade gong nus...
-
Masih edisi jalan-jalan ke desa-desa beberapa hari ini. Hari ini rencananya mengikuti tapa semadi Sang Sutasoma di Mahameru. Berbagai godaa...
-
Yup... Ngusaba (upacara) yang dilaksanakan di puncak bukit Gumang, Bali pada 6 Oktober 2014.
-
Yup... Dalam penutupan Gong Kebyar Denpasar pada tanggal 30 Oktober 2011 menampilkan : 1. Sekaa Gong Anak-anak Siwer Nadi Swara dari Pagan K...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar