tari wirayuda

Setiap saya menyaksikan pertunjukkan musik Bali gong (gamelan tradisi Bali) saya selalu teringat dengan teman saya fotografer dari luar. Dia bilang Bali sangat hebat, semua orang bisa jadi apa saja. Tiba-tiba orang itu bisa jadi penari, pemain gong (gamelan), membuat batu jadi ukiran dan tiba-tiba orang itu bisa dilihat menyabit rumput untuk sapi (ngarit sampi). Semua orang Bali adalah Artis, Seniman dan foto model (karena sering dipotret).

Khususnya untuk pemain gong, orang itu seperti pemain akrobatik. Orang itu bisa menabuh sambil tidur, terpejam (saking hafalnya). Orang itu bermusik dengan mengobrol dengan rekannya, kadang dengan anaknya yang minta uang jajan, terkadang dengan istrinya karena mau ngasi dupa bunga untuk bersembahyang, kadang dengan temannya ngobrol tajen (adu ayam). Orang itu bisa sambil makan jajan, sambil minum kopi.



ngaben di Abianseka

Pangarakan patulangan jaran, memutar sebanyak tiga kali ketika menemukan persimpangan jalan menuju kuburan. Patulangan jaran (berbentuk kuda) digunakan untuk mendiang dengan soroh sangging (tukang ukir).

Upacara ngaben di Abianseka, Mas, Gianyar.
Bali 30 September 2017.


guli

Senang sekali melihat anak main guli (sebutan lokal untuk kelereng)
Bali 13 Oktober 2017.


Air

Dalam organisasi pertanian Bali yang secara khusus mengatur tentang air (irigasi) biasa disebut dengan Subak. Secara umum pengaturannya dalam Tri Hita Karana. Pertama: hubungan para petani dengan Sang Pencipta, seperti mengadakan upacara untuk air contohnya adalah Upacara Magpag Toya, Ngendagin, Pangwitwit dan lainnya. Kedua: adalah hubungan para petani dengan petani lainnya contohnya dengan adanya Sangkep, berkumpul para petani untuk membicarakan masalah-masalah tentang air yang biasanya dilakukan di Bale Timbang. Ketiga: adalah hubungan petani dengan alam, seperti cara-cara pengaturan air.

Secara umum air ini ternyata sudah diatur sedemikian rupa dalam Subak. Itu sudah ada ketentuannya, jadi tidak ada main-main atau keraguan. Sehingga Subak ini adalah acuan utama dalam pengaturan air di Bali.
Dari sumber air di hulu akan mengalir menuju sawah masing-masing dan sampai pada pembuangan. Dari sumber air (klebutan, bulakan atau lainnya) akan mengalir melalui telabah, dan masuk ke samping menuju sawah (ngerirun) untuk menjaga air yang diterima tetap besar maka akan dilakukan bendung air (empelan), air yang masuk ke sawah biasa disebut dengan tempek. Pada akhir penggunaan air yaitu pembuangan air akan mengalir melalui pangkung.

Tampaksiring, Bali 23 Oktober 2017.


Pura Bukit Sari Sangeh

Ketika seorang anak menunggu ibunya sambil mengitung barisan, kira-kira pada urutan keberapa ibunya berada ya?
Odalan (Upacara) Pura Bukit Sari Sangeh.
Bali 20 Oktober 2017.


Melasti Demulih

Tari Baris Jojor
Melasti Demulih, Bangli di Pantai Masceti, Gianyar.
Bali 3 Oktober 2017







Parade Baleganjur di Lapangan Baturiti

Parade Baleganjur di Lapangan Baturiti.
Dalam rangka HUT Kota Tabanan ke-524.
Bali 8 Oktober 2017.





Mapeed

Iringan ibu-ibu menuju pura untuk melaksanakan bakti persembahnyangan.


Anak Kecil Hebat

Yang paling kecil yang paling bersemangat.
Bali 20 oktober 2017.

Tradisi dan Kekinian

Masyarakat Bali mungkin tidak asing lagi dengan Honda. Apa pun motor yang dipakai pasti disebut dengan Honda. Produk ini lebih populer daripada yang lainnya. Pada zaman modern yang katanya kekinian ini tentunya tradisi tidak akan ditinggalkan. Penggunaan alat-alat modern seperti motor tentunya akan sangat membantu dalam keseharian. Jadi jangan sampai modern meninggalkan tradisi, begitu juga tradisi jangan melawan kekinian. Mari berjalan saling beriringan.
Persiapan Tradisi Mapeed menuju pura untuk melaksanakan bakti persembahyangan Puseh Abian Base, Kota Gianyar - Bali pada 29 September 2016.


Paling Banyak Dilihat