Mepééd pada Manis Kuningan
Yup....Mepééd merupakan sederetan ibu-ibu ataupun remaja putri yang menjunjung (nyuun) sesajen (banten/gebogan) dan diiringi dengan umbul-umbul (kober) dan sejenisnya dan diiringi dengan gambelan. Mepééd pada hari-hari besar kaya gini memang rutin diselenggarakan oleh masyarakat (krama) Hindu Bali. Barisan ini biasanya berkeliling desa selanjutnya akan berakhir di pura.Mepééd ini biasanya diadakan baik di pedesaan ataupun di kota pada saat upacara (odalan) di pura masing-masi. Benar-benar asik untuk disaksikan terutama ibu-ibu ataupun remaja putri yang sedang nyuun gebogan terasa sangat menawan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Paling Banyak Dilihat
-
Ketongan Cabang (Panak Kulkul) Ini yang saya lihat sangat jarang sekarang ada. Kentongan utama biasanya ada di Pura, Bale Banjar. Sedangkan...
-
iluh-iluh the ubud n band malam minggu melali pedidian nyaruang keneh inguh tusing ngelah tunangan liu anak tepuk di jalanan megelut mesra s...
-
Tuhan terima kasih atas karuniaMu, sehingga kehidupan ini dapat berjalan sebagaimana mestinya. 2010 jika diambil deretnya akan mendapat...
-
Yup... Tradisi siat sampian yang dilaksanakan di Pura Samuan Tiga pada tanggal 9 Mei 2012 serangkian karya di pura setempat. sampian yang di...
-
Yup... Lomba layangan yang dilaksanakan di Pantai Mertasari, Denpasar, Bali pada tanggal 5 Agustus 2012. Jenis layangan yang dilombakan adal...
-
Satu-satunya wanita yang ikut dalam tradisi ini. Awas ya jangan sampai jangan kena si ibu! Perang tipat di Kapal Bali 5 Oktober 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar